Kementerian Kesehatan RI menyebutkan lebih dari 4,2 juta penduduk Indonesia mengidap demensia, dengan kasus di kalangan lansia mencapai sekitar 27,9%. Kabar baiknya, penelitian menunjukkan sekitar 40% kasus demensia dapat dicegah atau ditunda lewat perubahan gaya hidup.

Apa itu Demensia?

Demensia adalah penurunan fungsi otak secara progresif yang memengaruhi daya ingat, kemampuan berpikir, dan perilaku seseorang hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini bukan bagian normal dari penuaan, meski risikonya meningkat signifikan seiring bertambahnya usia.

Gejala Demensia

Gejala demensia berkembang secara bertahap dan makin memburuk seiring waktu, meliputi:

Penyebab dan Faktor Risiko

Demensia dapat disebabkan oleh penumpukan protein abnormal di otak yang mengganggu komunikasi antar-saraf, atau serangan stroke dan penyumbatan pembuluh darah di otak. Faktor risikonya meningkat pada usia di atas 65 tahun, riwayat keluarga, serta penderita hipertensi, kolesterol tinggi, atau diabetes.

Laporan Lancet Commission (2020) menyebut sekitar 40% kasus demensia dapat dicegah atau ditunda lewat perubahan gaya hidup — angka yang cukup besar untuk kondisi yang sering dianggap tak terhindarkan.

Cara Mencegah Demensia

Mendukung Fungsi Otak Sehari-hari

Selain langkah-langkah di atas, menjaga asupan nutrisi harian juga dapat menjadi bagian dari upaya mendukung fungsi otak secara umum. AFC Life Science menghadirkan Hikari, suplemen dengan perpaduan peptida (marigold, daun mangga, spearmint) dan antioksidan alami asal Jepang yang diformulasikan untuk mendukung daya ingat, fokus, dan kesehatan mata.

Penting untuk diperhatikan: Hikari adalah suplemen makanan, bukan obat, dan bukan pengganti pemeriksaan atau pengobatan medis. Jika keluhan berlangsung lama atau semakin berat, konsultasikan dengan dokter.