Sering lupa nama, lupa taruh kunci, atau sulit fokus padahal usia masih produktif? Kondisi ini dikenal sebagai brain fog, dan ternyata tidak selalu berkaitan dengan penuaan. Memahami penyebabnya penting agar penanganannya tepat sasaran — apakah sekadar gaya hidup yang perlu diperbaiki, atau perlu diperiksakan ke dokter.

Apa itu Brain Fog?

Brain fog adalah kondisi ketika otak terasa "berkabut" — sulit fokus, mudah lupa, dan lambat memproses informasi. Pada usia muda, kondisi ini umumnya bukan disebabkan penyakit serius seperti demensia, melainkan lebih terkait kebiasaan atau gaya hidup yang tidak mendukung fungsi otak secara optimal.

Penyebab Daya Ingat Menurun di Usia Muda

Beberapa faktor gaya hidup yang paling sering dikaitkan dengan penurunan daya ingat di usia produktif:

Cara Menjaga Daya Ingat Tetap Tajam

Beberapa kebiasaan yang dapat membantu menjaga fungsi kognitif tetap optimal:

Dua orang bermain catur, salah satu bentuk latihan otak untuk menjaga daya ingat
Aktivitas yang melatih strategi dan konsentrasi, seperti catur, disebut dapat merangsang koneksi antar neuron di otak. (Foto: Brandon, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons)
Otak, seperti otot, perlu terus "dilatih". Aktivitas fisik, tidur cukup, dan interaksi sosial yang aktif adalah tiga pilar sederhana yang paling sering direkomendasikan untuk menjaga fungsi kognitif.

Bedanya dengan Demensia

Penting dibedakan: demensia adalah gangguan penurunan fungsi otak yang memengaruhi emosi, daya ingat, dan pengambilan keputusan, umumnya terkait usia lanjut. Alzheimer merupakan penyebab demensia yang paling umum, berkontribusi pada 60-70% kasus demensia. Brain fog di usia muda umumnya bukan demensia, namun jika keluhan mudah lupa berlangsung terus-menerus dan mengganggu aktivitas, sebaiknya diperiksakan ke dokter untuk memastikan penyebabnya.

Mendukung Fungsi Otak Sehari-hari

Selain menjaga gaya hidup, asupan nutrisi harian juga bisa menjadi bagian dari upaya mendukung fungsi kognitif. AFC Life Science menghadirkan Hikari, suplemen dengan perpaduan peptida (marigold, daun mangga, spearmint) dan antioksidan alami asal Jepang yang diformulasikan untuk mendukung daya ingat, fokus, dan kesehatan mata.

Penting untuk diperhatikan: Hikari adalah suplemen makanan, bukan obat, dan bukan pengganti pemeriksaan atau pengobatan medis. Jika keluhan daya ingat menurun berlangsung lama atau semakin berat, konsultasikan dengan dokter.