Prediabetes adalah kondisi peringatan sebelum diabetes tipe 2 — dan menurut Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Kemenkes 2026, sekitar 1,9 juta warga Indonesia berada pada kondisi ini, jauh lebih banyak dari 992 ribu kasus diabetes tipe 2 yang sudah terjadi.
Apa itu Prediabetes?
Prediabetes adalah kondisi kadar gula darah lebih tinggi dari normal (antara 140-199 mg/dL), namun belum cukup tinggi untuk dikategorikan sebagai diabetes tipe 2. Kabar baiknya, kondisi ini masih bisa dikembalikan ke normal lewat perubahan gaya hidup, tanpa harus berkembang menjadi diabetes.
Gejala Prediabetes
Sebagian besar penderita prediabetes tidak mengalami gejala yang jelas. Beberapa gejala yang mungkin muncul antara lain rasa haus tidak biasa dan lebih sering buang air kecil (terutama malam hari), rasa cepat lelah meski aktivitas tidak berat, serta area kulit yang menjadi lebih gelap dan tebal di leher, ketiak, atau selangkangan (Acanthosis Nigricans).
Penyebab Prediabetes
Penyebab utamanya adalah resistensi insulin — ketidakmampuan tubuh memproses gula darah secara efisien. Faktor risiko meliputi berat badan berlebih atau obesitas (terutama lemak di sekitar perut), faktor keturunan keluarga, dan tubuh yang jarang bergerak.
Prediabetes bukan vonis pasti akan menjadi diabetes. Perubahan gaya hidup yang konsisten dapat mengembalikan kadar gula darah menjadi normal, bahkan tanpa obat-obatan.
Cara Mencegah Berkembang Jadi Diabetes
- Menjaga berat badan ideal dengan BMI 18,5-24,9
- Berolahraga rutin setidaknya 30 menit sehari atau 150 menit seminggu
- Makan makanan bergizi rendah lemak, tinggi serat dari sayur dan buah
- Tidur cukup 7-9 jam sehari
- Memeriksakan kadar gula darah secara berkala
Mendukung Gaya Hidup Sehat Sehari-hari
Selain langkah-langkah di atas, menjaga pola hidup sehat secara konsisten — termasuk asupan nutrisi harian yang seimbang — dapat menjadi bagian dari upaya mendukung kesehatan tubuh secara umum. AFC Life Science menghadirkan SOP Subarashi, suplemen serbuk harian asal Jepang yang diformulasikan untuk mendukung stamina dan vitalitas tubuh sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
Penting untuk diperhatikan: SOP Subarashi adalah suplemen makanan, bukan obat, dan bukan pengganti pengobatan medis. Jika Anda memiliki gejala atau kondisi yang disebutkan di atas, konsultasikan dengan dokter untuk diagnosis dan penanganan yang tepat.

