Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, dikenal sebagai silent killer karena sering tidak menimbulkan gejala sama sekali sampai tekanan darah sudah cukup tinggi. Berdasarkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Kemenkes hingga 31 Juli 2026, dari 52 juta peserta dewasa yang diperiksa tekanan darahnya, sekitar 4,9 juta orang mengalami hipertensi dan 5,5 juta orang berada pada kondisi prehipertensi — menjadikannya salah satu temuan kesehatan tidak menular terbanyak di Indonesia tahun ini.

Apa itu Hipertensi?

Hipertensi adalah kondisi ketika tekanan darah sistolik mencapai 140 mmHg atau lebih dan/atau diastolik 90 mmHg atau lebih pada orang dewasa. Kondisi ini disebut silent killer sebab bisa menyerang siapa saja tanpa tanda yang terasa di tubuh, sehingga banyak penderita baru menyadarinya setelah pemeriksaan rutin atau saat komplikasi sudah muncul.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Sebagian besar penderita hipertensi tidak merasakan keluhan apa pun pada tahap awal. Namun, jika tekanan darah terus meningkat, beberapa gejala yang bisa muncul antara lain:

Karena gejalanya tidak spesifik dan sering tidak muncul sama sekali, pemeriksaan tekanan darah secara berkala tetap menjadi cara paling andal untuk mendeteksi hipertensi sejak dini.

Kelompok warga berjalan kaki pagi hari sebagai aktivitas fisik rutin
Aktivitas fisik rutin seperti jalan kaki pagi menjadi salah satu langkah sederhana untuk mendukung tekanan darah tetap terkontrol. (Foto: John Robert McPherson, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons)

Penyebab Hipertensi

Hipertensi primer adalah tekanan darah tinggi yang penyebab pastinya tidak diketahui, dan menyerang sekitar 90% pasien hipertensi. Faktor risikonya meliputi usia, riwayat keluarga, pola makan tinggi garam, kurang aktivitas fisik, kelebihan berat badan, konsumsi alkohol berlebih, dan merokok.

Hipertensi sekunder adalah tekanan darah tinggi yang penyebabnya diketahui, misalnya akibat kelainan pembuluh darah ginjal, gangguan kelenjar adrenal, atau gangguan kelenjar tiroid.

Hipertensi sering disebut silent killer karena bisa menyerang tanpa gejala. Pemeriksaan tekanan darah rutin — bukan menunggu gejala muncul — adalah langkah deteksi dini yang paling penting.

Cara Mencegah Hipertensi

Beberapa langkah pencegahan yang dianjurkan oleh sumber kesehatan resmi meliputi:

Mendukung Gaya Hidup Sehat Sehari-hari

Selain langkah-langkah di atas, menjaga pola hidup sehat secara konsisten — termasuk asupan nutrisi harian yang seimbang — dapat menjadi bagian dari upaya mendukung kesehatan tubuh secara umum. AFC Life Science menghadirkan SOP Subarashi, suplemen serbuk harian asal Jepang yang diformulasikan untuk mendukung stamina dan vitalitas tubuh sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Penting untuk diperhatikan: SOP Subarashi adalah suplemen makanan, bukan obat, dan bukan pengganti pengobatan medis untuk hipertensi. Jika Anda memiliki gejala yang disebutkan di atas atau riwayat tekanan darah tinggi, konsultasikan dengan dokter untuk diagnosis dan penanganan yang tepat.

Informasi lengkap kandungan dan cara pemesanan SOP Subarashi tersedia di halaman produk kami.